Nemanja Matic MU

Tottenham Tak Akan Rekrut Matic Di Bulan Januari

Liga Inggris – Rumor ketertarikan Tottenham Hotspur terhadap Nemanja Matic nampaknya hanyalah isapan jempol. Tim besutan Jose Mourinho itu diberitakan tidak tertarik merekrut gelandang Manchester United itu di bursa transfer musim dingin bulan Januari nanti.

Sejak awal musim kemarin ada beberapa rumor terkait masa depan Matic. Sang gelandang diberitakan tidak bahagia di MU setelah kesempatan bermainnya menurun sejak kedatangan Ole Gunnar Solskjaer.

Beberapa minggu terakhir beredar rumor bahwa Matic ingin pindah ke Tottenham Hotspur. Ia ingin bereuni dengan Jose Mourinho yang saat ini berstatus sebagai juru taktik The Lillywhites.

Info Sepakbola Terupdate mengklaim bahwa rumor itu tidak akan menjadi kenyataan. Tottenham Hotspur diberitakan tidak akan membidik sang pemain di bursa transfer musim dingin bulan Januari nanti. Laporan tersebut mengklaim bahwa Jose Mourinho tidak berencana untuk merekrut Matic ke Tottenham Hotspur.

Mourinho diberitakan ingin fokus terhadap stok gelandang yang ia miliki. Ia memiliki Victor Wanyama, Eric Dier dan Oliver Skipp untuk mengisi posisi tersebut. Mourinho merasa puas dengan ketiga gelandang bertahan tersebut sehingga ia tidak punya rencana untuk menambah stok gelandang bertahannya dalam waktu dekat.

Laporan tersebut mengklaim bahwa Tottenham Hotspur sama sekali tidak akan belanja pemain di bursa transfer musim dingin bulan Januari mendatang. Jose Mourinho menegaskan beberapa waktu yang lalu bahwa ia masih ingin mempelajari tim yang ia miliki.

Untuk itu ia belum berencana menambah amunisi skuatnya. Sosok berkebangsaan Portugal ini diberitakan baru akan belanja di bursa transfer musim panas tahun depan.

Walaupun Tottenham Hotspur tidak berminat padanya, Matic tetap berencana angkat koper dari MU di bursa transfer musim dingin bulan Januari nanti. ia berencana pindah ke Italia setelah Antonio Conte mengajaknya pindah ke Inter Milan.

Luke Shaw MU

Solskjaer Tantang Luke Shaw Kembali Tampil Prima

Liga Inggris – Sebuah situasi sulit harus dialami oleh Luke Shaw. Defender Manchester United itu diberitakan tidak lagi masuk dalam skuad utama Manchester United asuhan Ole Gunnar Solskjaer saat ini.

Semenjak direkrut dari Southampton di musim panas 2014 silam, Shaw mengalami periode yang sulit di MU. Dia seringkali mengalami cedera sehingga performanya tidak bisa konsisten.

Namun musim lalu, secara mengejutkan Luke Shaw berhasil memperbaiki performanya. Bek tim nasional Inggris ini bahkan dinobatkan sebagai pemain terbaik The Red Devils musim lalu.

Namun Info Sepakbola Terkini mengklaim bahwa nasib Shaw musim ini kembali sulit. Pria berusia 24 tahun diberitakan tidak lagi masuk dalam skuad utama Solskjaer.

Menurut laporan dari Info Sepakbola Terkini tersebut, Solskjaer melihat bahwa penampilan Shaw lagi-lagi merosot musim ini. Hal tersebut tidak terlepas dari cedera yang kembali membekapnya.

Luke Shaw sudah absen karena cedera sejak awal September kemarin. Untuk itu Solskjaer menantang Shaw untuk kembali ke bentuk permainan terbaiknya jika dia ingin kembali merebut posisi sebagai bek kiri utama MU.

Sementara Shaw menjadi pilihan kedua, Solskjaer diberitakan mempercayakan posisi bek kiri kepada sosok Brandon Williams. Pemain 19 tahun itu adalah lulusan akademi sepakbola MU. Ia beberapa bulan terakhir mulai sering dilibatkan di Manchester United.

Williams menunjukkan performa yang impresif selama diberi kesempatan oleh Solskjaer sehingga mantan manajer Molde FK ini merasa sang bek muda pantas untuk dimasukkan ke dalam skuad utama.

Luke Shaw sendiri mulai diberikan kesempatan untuk merebut posisinya di skuat utama Manchester United. Ia dimainkan sebagai starter pada pertandingan melawan Astana di ajang Liga Europa.

Mikel Arteta

Mikel Arteta Dapat Dukungan Jadi Manajer Baru Arsenal

Liga Inggris – Mantan pemain Arsenal, Per Mertesacker angkat bicara terkait spekulasi manajer baru Arsenal. Mertesacker mengatakan jika dia berharap bisa melihat Mikel Arteta menjadi manajer Arsenal yang baru.

Dalam beberapa waktu terakhir, ada banyak kabar burung beredar mengenai Unai Emery. Mantan manajer Sevilla dan Paris Saint-Germain itu diyakini bakal segera dipecat setelah Arsenal menjalani sejumlah periode buruk belakangan ini.

Rumor itu membuat Arsenal dikabarkan mendekati sejumlah nama manajer papan atas. Salah satu nama yang dirumorkan tengah dipertimbangkan manajemen Arsenal adalah asisten manajer Manchester City, Mikel Arteta.

Mertesacker sendiri akan merasa senang jika bisa melihat Arteta menjadi juru taktik Arsenal yang baru. “Saya adalah wakil kapten dari seorang Mikel Arteta saat dia masih di Arsenal dan dia sangat mempercayai saya,” beber Mertesacker seperti yang dilansir dalam Berita Sepakbola Indonesia.

Mertesacker meyakini bahwa pria kelahiran Spanyol itu punya kemampuan yang dibutuhkan untuk menangani klub sekelas Arsenal. Oleh sebab itu, dia berharap bisa bekerjasama dengan Arteta di Arsenal suatu hari nanti.

Dalam kesempatan yang sama, Mertesacker juga memberikan tribute bagi Arsene Wenger yang dia anggap sebagai sosok yang memiliki karakteristik yang luar biasa sebagai manajer Arsenal.

Manajemen Arsenal dikabarkan sudah memberikan batas waktu kepada Unai Emery untuk mengangkat performa tim. Pelatih asal Spanyol itu hanya diberi waktu satu bulan untuk memperbaiki performa The Gunners, dan jika dia gagal, pemecatanlah jawabannya.

Manchester United

MU Harus Berani Belanja Lebih Banyak Untuk Jadi Juara

Liga Inggris – Mantan pemain bintang Manchester United, Gary Neville percaya bahwa The Red Devils bakal menjadi penantang gelar yang serius jika manajemen MU berani berinvestasi lebih banyak untuk merekrut pemain berkualitas.

Pada musim panas kemarin, Manchester United keluar uang cukup yang besar untuk berbelanja pemain. Klub yang bermarkas di Old Trafford ini mengeluarkan dana tidak kurang dari 145 juta poundsterling untuk membeli tiga pemain di skuat mereka.

Tiga pemain tersebut langsung memberikan dampak yang sangat positif untuk Manchester United. Harry Maguire dan Aaron Wan-Bissaka langsung nyetel di sektor pertahanan MU, sementara Daniel James menjadi momok yang menakutkan di sektor penyerangan The Red Devils.

Neville meminta pada manajemen MU untuk berani mengeluarkan uang lebih banyak untuk mendatangkan pemain berkualitas. “Dengar, Manchester United masih memerlukan empat atau lima pemain yang memiliki kualitas untuk membuat mereka kembali berjaya,” ungkap Gary Neville seperti dilansir info bola terupdate.

Neville menilai bahwa skuad The Red Devils saat ini mulai berevolusi dan mereka membuatuhkan kehadiran pemain yang tepat untuk membuat skuad mereka menjadi penantang serius gelar Premier League dan kompetisi-kompetisi lain.

“Manchester United membutuhkan bek tengah lagi, seorang bek kiri, beberapa gelandang dan satu penyerang lagi. Saya kira kondisi mereka tidak akan berubah sepenuhnya sebelum Januari, namun saya yakin ada sesuatu yang tengah terjadi di tim ini.”

Pada kesempatan ini Neville juga mengacungi jempol permainan MU yang mulai membaik dalam beberapa pekan terakhir. Setelah jeda Internasional, United akan menghadapi ujian terjal. Paul Pogba dan rekan-rekannya akan menantang Tottenham Hotspur dan Manchester City dalam kurun waktu dua minggu saja.

juergen klopp liverpool

Liverpool Selalu Gagal Cleansheet, Ini Kata Klopp

Liga Inggris – Gagal clean sheet di delapan pertandingan scara berturut-turut menjadi evaluasi Juergen Klopp guna menjamu Manchester City pada pertandingan lanjutan Premier League akhir pekan nanti. Hasil di Liga Champions kontra KRC Genk pada Rabu (6 November 2019) membuat Klopp merasa perlu meningkatkan performa lini pertahanan Liverpool.

Walaupun mampu meraih kemenangan dengan skor 2-1 atas KRC Genk, hasil itu sekaligus menggenapkan stastistik gagal clean sheet dalam delapan pertandingan terakhir yang sudah dijalani oleh Mohamed Salah dan rekan-rekannya.

Menanggapi catatan tersebut, Klopp memberikan penjelasan dalam kesempatan sesi tanya jawab bersama awak media selepas pertandingan melawan KRC Genk.

“Jujur ini bukan suatu masalah yang serius, namun ini harus segera kita benahi. Semua gol yang bersarang ke gawang kami lahir dari proses yang berbeda.” ungkap Juergen Klopp seperti yang dikutip dari Mirror dari BT Sport.

Liverpool terakhir kali mampu mencatatkan clean sheet seusai mampu mengatasi perlawanan alot Sheffield United pada pekan ke-7 Premier League, Sabtu (28 September 2019). Setelah itu, Liverpool selalu kebobolan menghadapi lawan-lawannya di semua kompetisi.

Hal ini harus menjadi bahan evaluasi. Pasalnya, Liverpool harus berduel melawan Manchester City pada pertandingan krusial akhir pekan ini untuk memperebutkan gelar Liga Primer Inggris 2019/2020.

Bermain di kandang sendiri, sudah pasti Liverpool menargetkan kemenangan untuk mengamankan peringkat mereka di puncak klasemen sementara Premier League. Saat ini, Liverpool memiliki selisih enam poin atas Manchester City yang menghuni peringkat kedua klasemen sementara.

juergen klopp

Klopp Tak Pernah Tertarik Pikirkan Hasil Pertandingan Manchester City

Liga Inggris – Manajer Liverpool, Jurgen Klopp mengaku tidak pernah mau peduli dengan hasil pertandingan sang rival, Manchester City. Klopp mengaku hanya fokus pada pertandingan timnya sendiri yang sudah sangat penting.

Akhir pekan lalu, dua tim terkuat di Premier League ini sama-sama melakukan comeback gemilang untuk memetik kemenangan. Liverpool mengalahkan Aston Villa 2 – 1, Manchester City meraih skor yang sama atas Southampton.

Uniknya, kedua kesebelasan tersebut sama-sama tertinggal terlebih dahulu. Manchester City membalik skor lewat dua gol di menit ke-70 dan ke-86, sementara Liverpool lebih dramatis, di menit ke-87 dan 90+4. Pekan depan, dua tim kuat ini akhirnya berduel untuk membuktikan siapa yang paling kuat.

Ketika tertinggal 0-1 dari Aston Villa sampai menit-menit terakhir, Liverpool jelas berada dalam posisi sulit. Mereka hanya unggul 6 poin dari Manchester City di papan klasemen sementara Premier League, kekalahan bakal memangkas selisih itu jadi 3 poin saja.

Jika skenario ini terjadi, The Reds bakal lebih tertekan saat berhadapan dengan Manchester City di Anfield pekan depan. Klopp tahu skenario tersebut bisa membuat timnya tertekan, namun dia bersikeras tidak pernah memikirkannya.

“Satu detik pun saya tidak pernah peduli dengan pertandingan Manchester City dan Aston Villa di saat yang sama. Saya tidak pernah berpikir: ‘kami harus menang di sini karena kami bisa saja kalah pekan depan’,” ungkap Juergen Klopp seperti dikutip dalam info sepakbola Indonesia.

Saat ini, walaupun Liverpool berhasil mengalahkan Aston Villa, Klopp menegaskan The Reds hanya akan fokus menghadapi KRC Genk tengah pekan depan. Cara berpikir Liverpool selalu begitu, satu per satu pertandingan dimenangkan.

allegri real madrid

Madrid Siap Bersaing Dengan MU Untuk Dapatkan Massimiliano Allegri

Manchester United disebut bukan satu-satunya klub yang tertarik pada jasa Massimiliano Allegri. Pasalnya ada klub raksasa Spanyol, Real Madrid yang juga berencana untuk merekrut pelatih berusia 52 tahun tersebut.

Performa Real Madrid yang masih angin-anginan sepanjang musim ini membuat posisi Zinedine Zidane berada di bawah ancaman. Presiden Real Madrid, Florentino Perez, disebut telah memberikan ultimatum pada Zidane.

Perez kecewa dengan hasil yang diperoleh El Real saat dipermalukan oleh Real Mallorca. Perez tidak melihat ada kemajuan signifikan dari Real Madrid sejak Zidane pulang ke Santiago Bernabeu pada akhir musim 2018/2019 lalu.

Walaupun kini masih berada di papan atas klasemen La Liga, Perez tetap menunjukkan raut kekecawaan. Sebab, Real Madrid memang masih naik turun. Los Galacticos belum pernah menang dua pertandingan secara berturut-turut musim ini.

Real Madrid untuk sementara menempati peringkat kedua La Liga 2019/2020, hingga pekan ke-9. Los Blancos meraih 18 poin. Sergio Ramos dan kawan-kawan tertinggal satu poin dari Barcelona yang berada di puncak klasemen.

Dikutip dari portal berita bola indonesia, ada kabar jika Real Madrid berniat melakukan pergantian pelatih. Kinerja Zinedine Zidane belum maksimal dan Los Galacticos ingin mencari pelatih baru.

Beberapa waktu lalu, Florentino Perez disebut tertarik untuk membawa Jose Mourinho kembali ke Santiago Bernabeu. Namun, rumor tersebut hanya sebatas rumor pasalnya Real Madrid lebih tertarik merekrut Massimiliano Allegri. Mantan pelatih Juventus tersebut dianggap punya prospek yang lebih bagus dan bisa memberi nuansa baru di Bernabeu.

Massimiliano Allegri saat ini sedang tidak melatih klub mana pun. Dia mengakhiri kerja sama dengan Juventus pasca musim 2018/2019 lalu. Allegri cukup berhasil semasa di Juventus dengan raihan banyak gelar.