raiola pogba

Raiola Kapok Datangkan Pemain Lagi Ke MU

Liga Inggris – Pernyataan mengejutkan diungkapkan oleh agen pemain sepakbola ternama dunia, Mino Raiola. Pria berkebangsaan Italia tersebut mengaku kapok dan sudah tidak mau lagi bekerja sama dengan Manchester United.

Raiola punya banyak pemain top dunia dengan kemampuan yang sudah tidak perlu diragukan lagi. Beberapa pemain yang ada di bawah naungan Raiola adalah Zlatan Ibrahimovic, Gianluigi Donnarumma, dan Paul Pogba. Nama terakhir kini sedang memperkuat Manchester United.

Dan seperti yang diketahui, Pogba menjadi pemain yang diburu oleh banyak klub raksasa Eropa dalam beberapa tahun terakhir. Real Madrid merupakan tim yang disebut-sebut sangat mendambakan jasanya.

Beberapa waktu lalu, Raiola mengungkapkan bahwa Manchester United tidak mengizinkan sang pemain angkat koper di bursa transfer bulan Januari ini. Dan Pogba disebut menerima keputusan manajemen soal masa depannya.

Pernyataan MU tersebut tentu saja membuat Raiola berang. Ketika dia menjalani sesi wawancara bersama dengan La Repubblica baru-baru ini, ia mengatakan bahwa dirinya tidak akan lagi membawa kliennya ke Old Trafford.

“Saya tidak akan membawa pemain saya ke Manchester United,” jelas Mino Raiola dalam Info Sepakbola Terkini. Salah satu alasan mengapa Raiola tidak mau membawa kliennya adalah performa the Red Devils yang terus menurun belakangan ini.

Salah satu pemain yang sekarang menjadi klien Raiola adalah Erling Braut Haaland. Raiola mengkonfirmasi bahwa mantan pemain RB Salzburg tersebut sempat didekati secara intensif oleh Manchester United.

Seperti yang diketahui, Haaland beberapa hari lalu resmi pindah ke Borussia Dortmund. Sang pemain ditebus dengan harga klausul pelepasan di dalam kontraknya bersama RB Salzburg, yakni sebesar 20 juta euro.

Nemanja Matic MU

Matic Ungkap Situasinya Di MU

Liga Inggris – Gelandang Manchester United, Nemanja Matic saat ini tengah galau. Matic membuka peluang untuk angkat koper pada bulan Januari nanti sembari menegaskan bahwa dirinya, saat ini, masih berstatus sebagai pemain Manchester United.

Matic pindah Old Trafford di masa kepemimpinan Jose Mourinho pada tahun 2017 lalu dan selalu menjadi pemain inti dalam dua musim terakhir. Namun sejak Ole Gunnar Solskjaer mengutamakan pemain muda, ia jadi lebih sering menjadi penghangat bangku cadangan.

Seperti yang diketahui, sektor gelandang Manchester United lebih sering diperkuat oleh Scott McTominay dan Fred. Itupun belum menghitung Paul Pogba yang baru saja sembuh dari cedera. Alhasil, jam bermain Matic sangat minim.

Belakangan ini namanya sering dikaitkan dengan sejumlah klub besar Eropa, salah satunya adalah Tottenham Hotspur. Menurut kabar dari Berita Sepakbola Terkini, mantan penggawa Chelsea itu akan pindah pada bulan Januari nanti.

Wajar saja jika Matic terus dikaitkan dengan Tottenham Hotspur. Apalagi klub yang berbasis di Kota London Utara tersebut sedang dilatih oleh mantan pelatih Manchester United, Jose Mourinho. Ia memberikan jawaban yang menggantung saat ditanya soal masa depannya.

“Sejauh yang saya ketahui, kita tidak bisa tahu apa yang akan terjadi di masa depan. Pada saat ini saya adalah pemain Manchester United dan sangat berfokus kepada pekerjaan saya saat ini, dan di masa depan kami akan lihat apa yang akan terjadi” ungkap Nemanja Matic.

Solskjaer pernah mengungkapkan bahwa ada kemungkinan bagi The Red Devils untuk menjual beberapa pemain begitu bursa transfer musim dingin bulan Januari dibuka. Dan Matic bisa jadi salah satu di antaranya.

ole gunnar solskjaer

Solskjaer Bertekad Bawa MU Menangkan Piala Liga Inggris

Liga Inggris – Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer menegaskan bahwa timnya akan bekerja keras untuk memenangkan trofi Piala Liga Inggris musim ini. Solskjaer menyebut trofi itu akan memberikan dampak yang besar untuk skuat Manchester United.

Musim ini Manchester United tampil gemilang di ajang Piala Liga Inggris. Di babak 16 besar kemarin, The Red Devils sukses mengalahkan Chelsea sehingga The Red Devils saat ini berada di babak perempat final.

Pertandingan perempat final ini bakal digelar pada tengah pekan nanti. Kali ini The Red Devils akan menghadapi tim divisi empat Inggris, Colchester United.

Solskjaer menekankan bahwa timnya bakal tampil serius di pertandingan ini. “Tim kami saat ini adalah tim yang baru dibangun, dan akan sangat penting bagi kami untuk bisa memenangkan trofi juara atau setidaknya masuk ke babak final,” buka Solskjaer di situs resmi Manchester United.

Solskjaer menyebut bahwa United hanya tinggal beberapa langkah lagi untuk memenangkan trofi pertama The Red Devils musim ini. Untuk itu Solskjaer meminta timnya untuk memanfaatkan peluang tersebut dengan sebaik mungkin.

“Memenangkan trofi juara bakal menjadi pencapaian besar bagi kami. Kami sekarang memiliki kesempatan besar untuk lolos ke semifinal Piala Liga Inggris dan bagi kami, ini adalah pertandingan yang besar.”

Solskjaer mengakui bahwa tim mudanya saat ini minim pengalaman untuk memenangkan gelar juara. Oleh sebab itu, gelar juara Piala Liga Inggris ini bisa menjadi fondasi yang bagus untuk The Red Devils.

Manchester United berencana untuk mematok kemenangan melawan Colchester United. The Red Devils ingin kembali ke jalur kemenangan setelah ditahan imbang oleh Everton di akhir pekan kemarin.

manchester united

MU Diminta Tak Jumawa Usai Dua Kemenangan Mengesankan

Liga InggrisJesse Lingard memperingatkan rekan-rekannya di Manchester United. Sang playmaker meminta timnya untuk tidak sombong paska mengalahkan Tottenham Hotspur dan Manchester City.

Minggu lalu, Manchester United menghadapi sebuah pertandingan yang sulit. The Red Devils harus berhadapan dengan dua tim kuat Premier League, Tottenham Hotspur dan Manchester City secara berurutan.

United yang tidak diunggulkan di dua pertandingan itu berhasil menghadirkan kejutan. The Red Devils berhasil menumbangkan kedua tim raksasa Premier League tersebut dengan skor identik 2-1.

Lingard menilai bahwa timnya harus tetap rendah hati setelah meraih dua kemenangan tersebut. “Kami tidak boleh menyombongkan kemenangan yang kemarin kami dapatkan,” ungkap Jesse Lingard yang dikutip Berita Sepakbola Terbaru.

Lingard menilai bahwa musim yang harus dilalui The Red Devils masih sangat panjang. Oleh sebab itu, The Red Devils harus tetap fokus untuk menjaga penampilan mereka agar terus di level teratas.

“Kami masih memiliki musim yang cukup panjang yang harus kami hadapi. Oleh sebab itu kami harus fokus di setiap pertandingan yang akan kami jalani. Kami tidak mau memikirkan kemenangan yang sudah kami dapatkan kemarin”

Lingard juga menilai bahwa dua kemenangan yang dibawa pulang oleh Manchester United pekan lalu memberikan suntikan moral kepada timnya. Oleh sebab itu, Lingard ingin momentum yang apik ini bisa terus berlanjut.

Manchester United akan kembali beraksi di ajang Liga Europa besok lusa. The Red Devils dijadwalkan menjamu wakil Belanda, AZ Alkmaar di Old Trafford pada pertandingan terakhir grup L liga Europa.

Nemanja Matic MU

Tottenham Tak Akan Rekrut Matic Di Bulan Januari

Liga Inggris – Rumor ketertarikan Tottenham Hotspur terhadap Nemanja Matic nampaknya hanyalah isapan jempol. Tim besutan Jose Mourinho itu diberitakan tidak tertarik merekrut gelandang Manchester United itu di bursa transfer musim dingin bulan Januari nanti.

Sejak awal musim kemarin ada beberapa rumor terkait masa depan Matic. Sang gelandang diberitakan tidak bahagia di MU setelah kesempatan bermainnya menurun sejak kedatangan Ole Gunnar Solskjaer.

Beberapa minggu terakhir beredar rumor bahwa Matic ingin pindah ke Tottenham Hotspur. Ia ingin bereuni dengan Jose Mourinho yang saat ini berstatus sebagai juru taktik The Lillywhites.

Info Sepakbola Terupdate mengklaim bahwa rumor itu tidak akan menjadi kenyataan. Tottenham Hotspur diberitakan tidak akan membidik sang pemain di bursa transfer musim dingin bulan Januari nanti. Laporan tersebut mengklaim bahwa Jose Mourinho tidak berencana untuk merekrut Matic ke Tottenham Hotspur.

Mourinho diberitakan ingin fokus terhadap stok gelandang yang ia miliki. Ia memiliki Victor Wanyama, Eric Dier dan Oliver Skipp untuk mengisi posisi tersebut. Mourinho merasa puas dengan ketiga gelandang bertahan tersebut sehingga ia tidak punya rencana untuk menambah stok gelandang bertahannya dalam waktu dekat.

Laporan tersebut mengklaim bahwa Tottenham Hotspur sama sekali tidak akan belanja pemain di bursa transfer musim dingin bulan Januari mendatang. Jose Mourinho menegaskan beberapa waktu yang lalu bahwa ia masih ingin mempelajari tim yang ia miliki.

Untuk itu ia belum berencana menambah amunisi skuatnya. Sosok berkebangsaan Portugal ini diberitakan baru akan belanja di bursa transfer musim panas tahun depan.

Walaupun Tottenham Hotspur tidak berminat padanya, Matic tetap berencana angkat koper dari MU di bursa transfer musim dingin bulan Januari nanti. ia berencana pindah ke Italia setelah Antonio Conte mengajaknya pindah ke Inter Milan.

Luke Shaw MU

Solskjaer Tantang Luke Shaw Kembali Tampil Prima

Liga Inggris – Sebuah situasi sulit harus dialami oleh Luke Shaw. Defender Manchester United itu diberitakan tidak lagi masuk dalam skuad utama Manchester United asuhan Ole Gunnar Solskjaer saat ini.

Semenjak direkrut dari Southampton di musim panas 2014 silam, Shaw mengalami periode yang sulit di MU. Dia seringkali mengalami cedera sehingga performanya tidak bisa konsisten.

Namun musim lalu, secara mengejutkan Luke Shaw berhasil memperbaiki performanya. Bek tim nasional Inggris ini bahkan dinobatkan sebagai pemain terbaik The Red Devils musim lalu.

Namun Info Sepakbola Terkini mengklaim bahwa nasib Shaw musim ini kembali sulit. Pria berusia 24 tahun diberitakan tidak lagi masuk dalam skuad utama Solskjaer.

Menurut laporan dari Info Sepakbola Terkini tersebut, Solskjaer melihat bahwa penampilan Shaw lagi-lagi merosot musim ini. Hal tersebut tidak terlepas dari cedera yang kembali membekapnya.

Luke Shaw sudah absen karena cedera sejak awal September kemarin. Untuk itu Solskjaer menantang Shaw untuk kembali ke bentuk permainan terbaiknya jika dia ingin kembali merebut posisi sebagai bek kiri utama MU.

Sementara Shaw menjadi pilihan kedua, Solskjaer diberitakan mempercayakan posisi bek kiri kepada sosok Brandon Williams. Pemain 19 tahun itu adalah lulusan akademi sepakbola MU. Ia beberapa bulan terakhir mulai sering dilibatkan di Manchester United.

Williams menunjukkan performa yang impresif selama diberi kesempatan oleh Solskjaer sehingga mantan manajer Molde FK ini merasa sang bek muda pantas untuk dimasukkan ke dalam skuad utama.

Luke Shaw sendiri mulai diberikan kesempatan untuk merebut posisinya di skuat utama Manchester United. Ia dimainkan sebagai starter pada pertandingan melawan Astana di ajang Liga Europa.

Mikel Arteta

Mikel Arteta Dapat Dukungan Jadi Manajer Baru Arsenal

Liga Inggris – Mantan pemain Arsenal, Per Mertesacker angkat bicara terkait spekulasi manajer baru Arsenal. Mertesacker mengatakan jika dia berharap bisa melihat Mikel Arteta menjadi manajer Arsenal yang baru.

Dalam beberapa waktu terakhir, ada banyak kabar burung beredar mengenai Unai Emery. Mantan manajer Sevilla dan Paris Saint-Germain itu diyakini bakal segera dipecat setelah Arsenal menjalani sejumlah periode buruk belakangan ini.

Rumor itu membuat Arsenal dikabarkan mendekati sejumlah nama manajer papan atas. Salah satu nama yang dirumorkan tengah dipertimbangkan manajemen Arsenal adalah asisten manajer Manchester City, Mikel Arteta.

Mertesacker sendiri akan merasa senang jika bisa melihat Arteta menjadi juru taktik Arsenal yang baru. “Saya adalah wakil kapten dari seorang Mikel Arteta saat dia masih di Arsenal dan dia sangat mempercayai saya,” beber Mertesacker seperti yang dilansir dalam Berita Sepakbola Indonesia.

Mertesacker meyakini bahwa pria kelahiran Spanyol itu punya kemampuan yang dibutuhkan untuk menangani klub sekelas Arsenal. Oleh sebab itu, dia berharap bisa bekerjasama dengan Arteta di Arsenal suatu hari nanti.

Dalam kesempatan yang sama, Mertesacker juga memberikan tribute bagi Arsene Wenger yang dia anggap sebagai sosok yang memiliki karakteristik yang luar biasa sebagai manajer Arsenal.

Manajemen Arsenal dikabarkan sudah memberikan batas waktu kepada Unai Emery untuk mengangkat performa tim. Pelatih asal Spanyol itu hanya diberi waktu satu bulan untuk memperbaiki performa The Gunners, dan jika dia gagal, pemecatanlah jawabannya.

Manchester United

MU Harus Berani Belanja Lebih Banyak Untuk Jadi Juara

Liga Inggris – Mantan pemain bintang Manchester United, Gary Neville percaya bahwa The Red Devils bakal menjadi penantang gelar yang serius jika manajemen MU berani berinvestasi lebih banyak untuk merekrut pemain berkualitas.

Pada musim panas kemarin, Manchester United keluar uang cukup yang besar untuk berbelanja pemain. Klub yang bermarkas di Old Trafford ini mengeluarkan dana tidak kurang dari 145 juta poundsterling untuk membeli tiga pemain di skuat mereka.

Tiga pemain tersebut langsung memberikan dampak yang sangat positif untuk Manchester United. Harry Maguire dan Aaron Wan-Bissaka langsung nyetel di sektor pertahanan MU, sementara Daniel James menjadi momok yang menakutkan di sektor penyerangan The Red Devils.

Neville meminta pada manajemen MU untuk berani mengeluarkan uang lebih banyak untuk mendatangkan pemain berkualitas. “Dengar, Manchester United masih memerlukan empat atau lima pemain yang memiliki kualitas untuk membuat mereka kembali berjaya,” ungkap Gary Neville seperti dilansir info bola terupdate.

Neville menilai bahwa skuad The Red Devils saat ini mulai berevolusi dan mereka membuatuhkan kehadiran pemain yang tepat untuk membuat skuad mereka menjadi penantang serius gelar Premier League dan kompetisi-kompetisi lain.

“Manchester United membutuhkan bek tengah lagi, seorang bek kiri, beberapa gelandang dan satu penyerang lagi. Saya kira kondisi mereka tidak akan berubah sepenuhnya sebelum Januari, namun saya yakin ada sesuatu yang tengah terjadi di tim ini.”

Pada kesempatan ini Neville juga mengacungi jempol permainan MU yang mulai membaik dalam beberapa pekan terakhir. Setelah jeda Internasional, United akan menghadapi ujian terjal. Paul Pogba dan rekan-rekannya akan menantang Tottenham Hotspur dan Manchester City dalam kurun waktu dua minggu saja.

juergen klopp liverpool

Liverpool Selalu Gagal Cleansheet, Ini Kata Klopp

Liga Inggris – Gagal clean sheet di delapan pertandingan scara berturut-turut menjadi evaluasi Juergen Klopp guna menjamu Manchester City pada pertandingan lanjutan Premier League akhir pekan nanti. Hasil di Liga Champions kontra KRC Genk pada Rabu (6 November 2019) membuat Klopp merasa perlu meningkatkan performa lini pertahanan Liverpool.

Walaupun mampu meraih kemenangan dengan skor 2-1 atas KRC Genk, hasil itu sekaligus menggenapkan stastistik gagal clean sheet dalam delapan pertandingan terakhir yang sudah dijalani oleh Mohamed Salah dan rekan-rekannya.

Menanggapi catatan tersebut, Klopp memberikan penjelasan dalam kesempatan sesi tanya jawab bersama awak media selepas pertandingan melawan KRC Genk.

“Jujur ini bukan suatu masalah yang serius, namun ini harus segera kita benahi. Semua gol yang bersarang ke gawang kami lahir dari proses yang berbeda.” ungkap Juergen Klopp seperti yang dikutip dari Mirror dari BT Sport.

Liverpool terakhir kali mampu mencatatkan clean sheet seusai mampu mengatasi perlawanan alot Sheffield United pada pekan ke-7 Premier League, Sabtu (28 September 2019). Setelah itu, Liverpool selalu kebobolan menghadapi lawan-lawannya di semua kompetisi.

Hal ini harus menjadi bahan evaluasi. Pasalnya, Liverpool harus berduel melawan Manchester City pada pertandingan krusial akhir pekan ini untuk memperebutkan gelar Liga Primer Inggris 2019/2020.

Bermain di kandang sendiri, sudah pasti Liverpool menargetkan kemenangan untuk mengamankan peringkat mereka di puncak klasemen sementara Premier League. Saat ini, Liverpool memiliki selisih enam poin atas Manchester City yang menghuni peringkat kedua klasemen sementara.

juergen klopp

Klopp Tak Pernah Tertarik Pikirkan Hasil Pertandingan Manchester City

Liga Inggris – Manajer Liverpool, Jurgen Klopp mengaku tidak pernah mau peduli dengan hasil pertandingan sang rival, Manchester City. Klopp mengaku hanya fokus pada pertandingan timnya sendiri yang sudah sangat penting.

Akhir pekan lalu, dua tim terkuat di Premier League ini sama-sama melakukan comeback gemilang untuk memetik kemenangan. Liverpool mengalahkan Aston Villa 2 – 1, Manchester City meraih skor yang sama atas Southampton.

Uniknya, kedua kesebelasan tersebut sama-sama tertinggal terlebih dahulu. Manchester City membalik skor lewat dua gol di menit ke-70 dan ke-86, sementara Liverpool lebih dramatis, di menit ke-87 dan 90+4. Pekan depan, dua tim kuat ini akhirnya berduel untuk membuktikan siapa yang paling kuat.

Ketika tertinggal 0-1 dari Aston Villa sampai menit-menit terakhir, Liverpool jelas berada dalam posisi sulit. Mereka hanya unggul 6 poin dari Manchester City di papan klasemen sementara Premier League, kekalahan bakal memangkas selisih itu jadi 3 poin saja.

Jika skenario ini terjadi, The Reds bakal lebih tertekan saat berhadapan dengan Manchester City di Anfield pekan depan. Klopp tahu skenario tersebut bisa membuat timnya tertekan, namun dia bersikeras tidak pernah memikirkannya.

“Satu detik pun saya tidak pernah peduli dengan pertandingan Manchester City dan Aston Villa di saat yang sama. Saya tidak pernah berpikir: ‘kami harus menang di sini karena kami bisa saja kalah pekan depan’,” ungkap Juergen Klopp seperti dikutip dalam info sepakbola Indonesia.

Saat ini, walaupun Liverpool berhasil mengalahkan Aston Villa, Klopp menegaskan The Reds hanya akan fokus menghadapi KRC Genk tengah pekan depan. Cara berpikir Liverpool selalu begitu, satu per satu pertandingan dimenangkan.